Bakteri
Bakteri merupakan mikrobiologi uniseluler. Pada umumnya bakteri tidak mempunyai khlorofil. Ada beberapa yang fotosintetik dan reproduksi aseksualnya secara pembelahan. Bakteri tersebut luas di alam,di dalam tanah,di atmosfir,di dalam endapan-endapan lumpur,di dalam lumpur laut,dalam air ,pada sumber air panas,di daerah antartika , dalam tubuh hewan,manusia dan tanaman. Jumlah bakteri tergantung keadaan sekitar, Misalnya,jumlah bakteri di dalam tanah tergantung jenis dan tingkat kesuburan tanah
Karakteristik Bakteri
Bakteri umumnya berukuran kecil dengan karakteristik dimensi sekitar 1um. Bentuknya dapat bulat atau cocci,batang atau bacilli.sel dapat tunggal ataupun rantaian.Beberapa kelompok memiliki flagella dan dapat bergerak aktif.Bakteri memiliki berat jenis 1,05 – 1,1 g cm-3 dan berat sekitar 10”12 g sebagai partikel kering. Ukuran actual tergantung dari laju pertumbuhan,media tumbuhan dan sebagainya.
Ada tiga bentuk dasar bakteri,yaitu bentuk bulat atau kokus, bentuk batang atau silindris,bentuk lengkung atau vibri.
1. Bentuk bulat
Sebenarnya tidak ada bakteri yang betul-betul bulat,tetapi spheroid .
Bentuk bulat atau kokus (Gambar 2.1) dapat dibedakan lagi dalam:
1. Mikrokokus, bulat satu-satu.
2. Diplokokus ,bulat bergandengan dua-dua.
3. Streptokokus, bulat bergandengan seperti rantai sebagai hasil pembelahan sel ke satu atau dua arah dalam satu garis.
4. Tetrakokus, bulat terdiri dari 4 sel yang tersusun dalam bentuk bujur sangakar sebagai hasil pembelahan sel ke dua arah.
5. Sarsina, bulat,terdiri dari 8 sel yang tersusun dalam bentuk kubus sebagai hasil pembelahan sel ke tiga arah.
6. Stafilokoklus,bulat tersusun sebagai kelompok buah anggur sebagai hasil pembelahan sel ke segala arah.
2 . Bentuk batang
Bakteri berbentuk batang dapat dibedakan lagi kedalam bentuk batang panjang dan batang pendek dengan ujung datar atau lengkung,bentuk batang dapat di bedakan lagi atas bentuk batang yang mempunyai garis tengah sama dan tidak sama di seluruh bagian panjangnya.bakteri bentuk batang dapat terdiri atas sel tunggal,bergandengan dua-dua dan sebagai rantai.
3. Bentuk lengkung
Bakteri berbentuk lengkung pada pokoknya dapat dibagi menjadi bentuk koma (vibrio),jika lengkung nya kurang dari setengah lingkaran.jika spiralnya halus dan lentur disebut spirochaeta dan jika sepiralnya tebal dan kaku disebut spirillium.
Bentuk bakteri dipengaruhi oleh umur dan syarat pertumbuhan tertentu.
Pada bakteri dikenal bentuk yang disebut involusi , bentuk ini disebabkan karena factor-faktor keadaan sekitar yang tidak menguntungkan. Sebagai contoh,bentuk involusi pada bakteri asam cuka (acetobacter sp) adalah bentuk seperti gada,bentuk tak teratur,atau bentuk benang. Bentuk-bentuk ini disebabkan oleh factor makanan,suhu.dan hal yang kurang menguntungkan bagi bakteri.
Selain bentuk involusi dikenal pula pleomorfi,yaitu bntuk yang bermacam-macam dan teratur yang terdapat pada suatu bakteri meskipun ditumbuhkan pada syarat-syarat pertumbuhan yang sesuai.sebagai contoh corynebacterium diphtheriae yang bentuk selnya dapat berubah kebentuk lainya pada kondisi tertentu.
Bakteri yang Penting dalam fermentasi
Ada berbagai macam bakteri yang penting dalam fermentasi,yang antar lain adalah sebagai berikut :
1. Acetobacter Aceti , Bakteri ini penting dalam produksi asam asetat,
Yang mengoksidasi alcohol sehingga menjadi asam asetat.banyak terdapat pada ragi tapai,yang menyebabkan tapai yang melewati 2 hari fermentasi akan berasa masam.
2. Acetobacter xylinum , Bakteri ini digunakan dalam pembutan nata decoco. A. xylnium mampu mensintesis selulosa dari gula yang dikonsumsi.nata yang dihasilkan berupa pelikel yang mengambang dipermukaan substrat.
Saat ini pembuatan nata telah berkembang pesat sehingga dapat diproduksi secara kontinu dengan lempengan penyangga. Bakteri ini juga terdapat produk kombucha yaitu fermentasi dari the.
3. Bacillus sp.bacillus merupakan genus dengan kemampuan yang paling luas.pada mulanya hanya digunakan untuk menghasilkan enzim amylase. Namun kini berkembang untuk bioinsektisida yang diwakili oleh bacillus thuringiensis maupun untuk penanganaan limbah seperti B.subtilis dan B. megaterium , melalui rekayasa genetika,kini bakteri ini juga digunakan untuk produksi bahan baku plastic ramah lingkungan.
4. Bividobacterium sp, bakti pembuatanhasilkan berupa pelikel yang mengambang dipermukaanasa masam.ri ini bersifat anaerob dan djugadigunakan sebagai mikrobia probiotik .produk probiotik dari bakteri ini biasanya berbentuk padat.
5. Lactobactillus sp. Bakteri ini cukup popular karena selain dapat digunakan dalam produksi asam laktat juga banyak berperan dalam fermentasi pangan seperti yogurt,sauerkraut dan juga produk probiotik yang saat ini banyak dimintai masyarakat.
Probiotik merupakan mikrobia yang dikonsumsi untuk mengatur keseimbangan flora usus.asam laktat dari bakteri ini dapat dibuat poli asam laktat sebagai bahan baku plastik ramah lingkungan.
Sumber : Hidayat Nur, dkk, 2006, “Mikrobiologi Industri”, Andi Offset Yogyakarta